Review Fitur Eye Care (Low Blue Light) pada Smartboard: Gimmick atau Penting?

 

Review Fitur Eye-Care Low Blue Light pada Smartboard Gimmick atau Penting

Ads - After Post Image

Review Fitur Eye Care. Pernahkah Anda merasa khawatir saat melihat anak atau siswa menatap layar dalam waktu lama? Mata mulai menyipit, kepala terasa berat, dan sesekali mengeluh pusing. Bagi sebagian guru dan orang tua, itu bukan hal baru.Banyak sekolah saat ini mulai menggunakan layar besar seperti smartboard untuk pembelajaran. Tapi muncul satu pertanyaan penting: apakah fitur eye-care itu benar-benar bermanfaat atau hanya gimmick marketing?Sebelum masuk lebih jauh, mari luruskan dulu: kekhawatiran Anda itu masuk akal. Karena paparan cahaya biru berlebih, terutama dari layar LCD standar, dalam jangka panjang dapat mempengaruhi kenyamanan visual siswa.Di sini, smartboard modern datang membawa fitur eye-care. Beberapa bahkan dilengkapi sertifikasi keamanan seperti TÜV Rheinland. Tetapi pertanyaannya masih sama: apakah fitur eye-care pada smartboard itu benar-benar penting?Jika Anda sedang mempertimbangkan smartboard untuk sekolah, ruang belajar, atau homeschooling, pembahasan ini akan membantu Anda mengambil keputusan yang lebih objektif—berdasarkan kebutuhan nyata, bukan hanya brosur produk.Untuk memahami gambaran lebih lengkap mengenai jenis layar interaktif yang digunakan sekolah di Indonesia, Anda juga bisa melihat referensi di halaman interactive flat panel: Interactive Flat Panel Display.

smartboard dengan fitur eye care di sekolahMengapa Cahaya Biru pada Layar Menjadi Sorotan?

Blue light (cahaya biru) bukan musuh, tetapi paparan berlebih dapat berpengaruh pada:

  • Ketegangan otot mata
  • Kelelahan visual
  • Kualitas tidur siswa
  • Konsentrasi belajar
  • Sirkulasi hormon melatonin

Pada anak-anak, risiko ini sedikit meningkat karena ukuran pupil lebih besar dan lensa mata belum berkembang penuh dalam menyaring cahaya biru berlebih.

Di era pembelajaran berbasis digital, durasi layar bukan semakin pendek—malah cenderung meningkat. Karena itu, fitur eye-care mulai menjadi perhatian.

Apakah Smartboard Biasa Sudah Cukup?

Banyak sekolah berpikir: “Tampilan layar besar saja sudah cukup, yang penting bisa presentasi.” Ini wajar. Tetapi dalam konteks penggunaan harian, smartboard bukan sekadar alat presentasi; ia menjadi layar utama interaksi siswa.

Jika siswa berdiri dekat layar, melakukan drawing, annotation, role-play digital, hingga penggunaan aplikasi pembelajaran, paparan visual menjadi langsung dan intens.

Ini yang membuat fitur eye-care bukan sekadar tambahan, tetapi bagian dari standar kesehatan digital modern.

Apa itu Fitur Eye-Care pada Smartboard?

Secara umum, eye-care pada smartboard meliputi beberapa teknologi seperti:

  • Low Blue Light (pengurangan spektrum cahaya biru)
  • Flicker Free Display (tanpa kedipan mikro yang melelahkan mata)
  • Anti-Glare Glass (mengurangi pantulan cahaya ruangan)
  • Adaptive Brightness (penyesuaian otomatis tingkat cahaya)
  • Sensor Proximity (kecerahan menurun saat pengguna mendekat)

Beberapa fitur ini bekerja diam-diam. Kita mungkin tidak merasakannya detik itu juga, tetapi efeknya terasa setelah 1–2 jam penggunaan.

TÜV Rheinland: Sekadar Label atau Jaminan Kualitas?

Ini bagian yang paling sering diperdebatkan.

TÜV Rheinland adalah lembaga sertifikasi internasional berbasis di Jerman yang dikenal ketat dalam pengujian keselamatan perangkat digital. Ketika sebuah smartboard memiliki sertifikasi ini, itu berarti fitur pengurangan cahaya biru serta kenyamanan visualnya telah lolos uji laboratorium independen.

Sertifikasi ini bukan dekorasi brosur. Ia menjadi indikator objektif bahwa fitur eye-care benar-benar bekerja secara teknis—bukan klaim promosi.

Banyak orang tua dan sekolah merasa lebih tenang saat perangkat pembelajaran anak memiliki standardisasi keamanan seperti ini.

Kapan Fitur Eye-Care Menjadi Penting?

Jawabannya tergantung pada pola penggunaan. Jika smartboard hanya dipakai untuk presentasi singkat, tanpa interaksi dekat, fitur ini mungkin terasa seperti tambahan.

Namun jika digunakan dalam skenario berikut, itu berubah menjadi kebutuhan:

  • Kelas digital interaktif harian
  • Penggunaan untuk siswa usia dini
  • Presentasi yang berlangsung lebih dari 60 menit
  • Kelas desain, coding, multimedia
  • Ruang homeschooling dengan intensitas layar tinggi

Dalam kondisi seperti ini, fitur eye-care mulai memberi dampak nyata pada kenyamanan visual siswa.

Bagaimana Cara Mengoptimalkan Eye-Care di Kelas?

Berikut langkah sederhana yang bisa diterapkan baik di sekolah maupun rumah:

  • Atur brightness tidak lebih dari 70 persen
  • Gunakan mode warm/soft ketika ruangan temaram
  • Gunakan sensor proximity jika tersedia
  • Lakukan metode 20−20−20 (setiap 20 menit, lihat objek sejauh 20 kaki selama 20 detik)
  • Pastikan jarak interaksi minimal satu lengan hingga siswa mendekat untuk menulis

Yang penting bukan hanya memiliki perangkat dengan eye-care, tetapi juga menggunakannya dengan tepat.

Kesimpulan: Gimmick atau Penting?

Jika kita berbicara soal penggunaan jangka panjang di lingkungan pendidikan, fitur eye-care bukan gimmick. Ia relevan, terutama dalam sistem pembelajaran digital yang terus berkembang.

Kesehatan mata siswa adalah investasi jangka panjang. Karena itu, memilih smartboard dengan sertifikasi dan fitur eye-care bukan sekadar urusan teknologi—tetapi juga bagian dari tanggung jawab institusi pendidikan terhadap kenyamanan dan kesehatan belajar anak-anak.

Bagi sekolah yang sedang dalam proses migrasi ke pembelajaran digital, mempertimbangkan fitur ini sejak awal akan membantu menghindari penyesalan di kemudian hari.

Apa Langkah Berikutnya?

Jika Anda ingin memastikan perangkat di sekolah aman dan nyaman untuk anak-anak, Anda bisa mulai dengan melihat bukti sertifikasinya.

Kami menyediakan akses dokumen sertifikasi TÜV Rheinland untuk unit yang tersedia di Indonesia.

Review Fitur Eye-Care Low Blue Light

Ingin memastikan smartboard yang digunakan aman untuk mata siswa? Kami bisa kirimkan dokumen sertifikasi TÜV Rheinland resmi untuk membantu proses evaluasi.


Klik untuk menghubungi tim Indoproav

Bagikan:

Ads - After Post Image

Tags

 

Tinggalkan komentar