7 Jenis-Jenis Lighting Panggung & Fungsinya

Panduan Lengkap: 7 Jenis-Jenis Lighting Panggung & Fungsinya

Saat melihat panggung konser yang spektakuler, Anda pasti melihat puluhan lampu berbeda. Ada yang berputar cepat, ada yang menyorot tajam seperti laser, dan ada yang mewarnai seluruh panggung.

Bagi orang awam, semua lampu itu mungkin terlihat sama. Padahal, setiap jenis lampu panggung memiliki fungsi yang sangat spesifik untuk menciptakan visual yang dramatis.

Artikel ini akan membedah 7 jenis-jenis lighting panggung yang paling sering digunakan secara profesional, apa fungsinya, dan kapan waktu terbaik untuk menggunakannya.

Ini adalah panduan jenis perangkatnya. Jika Anda ingin tahu cara merancangnya atau butuh solusi lighting panggung profesional yang lengkap (termasuk jasa instalasi), baca halaman pilar utama kami.

Kolase berbagai jenis lighting panggung, termasuk moving head beam, par led, dan fresnel

1. Moving Head (Lampu 'Cerdas' yang Bergerak)

Ini adalah lampu paling canggih dan dinamis di panggung modern. Disebut Moving Head karena kepalanya bisa bergerak (Pan/horizontal dan Tilt/vertikal). Lampu ini terbagi menjadi tiga tipe utama:

Moving Head BEAM

Fungsinya untuk menghasilkan sorotan cahaya super tajam, tipis seperti pensil, dan sangat terang. Tujuannya adalah untuk efek di udara (aerial effects), yang akan terlihat sangat jelas jika panggung diberi asap (hazer). Lampu ini ideal untuk konser EDM, festival besar, dan untuk menciptakan efek "wow" yang dramatis.

Moving Head SPOT

Fungsinya sebagai lampu sorot presisi yang bisa memproyeksikan pola atau logo (disebut gobo). Tujuannya untuk menyorot area spesifik (misalnya drummer), atau memproyeksikan tekstur (pola daun, jendela, logo perusahaan) ke panggung atau dinding. Ideal untuk event korporat (logo), panggung teater, dan konser.

Moving Head WASH

Fungsinya sebagai lampu "pewarna" yang bisa bergerak, dengan tepi sorotan yang lembut (soft edge). Tujuannya untuk "mencuci" atau "memandikan" area panggung dengan warna. Karena bisa bergerak, warnanya bisa berpindah-pindah dengan dinamis. Ideal untuk mewarnai latar belakang, penampil, atau bahkan penonton.

2. PAR LED (Lampu 'Pewarna' Statis)

Ini adalah "pekerja keras" di setiap panggung. Dulu menggunakan bohlam Halogen (PAR Can), kini 99% sudah LED. Lampu ini statis (tidak bergerak).

Fungsinya untuk memberikan warna (wash) pada area yang tetap. Tujuannya untuk memberi warna dasar pada panggung, uplighting (menyorot dinding/banner dari bawah), atau sebagai backlight (cahaya belakang) untuk band. Ideal untuk panggung kecil, gereja, dekorasi event, atau uplighting ruangan.

3. Lampu Teater (Leko & Fresnel)

Ini adalah lampu "tradisional" yang sangat penting untuk presisi dan penceritaan. Lampu ini sangat penting dalam dunia lighting panggung teater.

Leko (atau Ellipsoidal)

Fungsinya sebagai lampu sorot super presisi dengan shutters (pisau pemotong) untuk membentuk cahaya (misalnya kotak) dan bisa fokus tajam. Tujuannya untuk menyorot aktor di area spesifik tanpa "bocor".

Fresnel

Fungsinya sebagai lampu wash dengan tepi yang sangat lembut. Tujuannya untuk menerangi wajah aktor dengan natural, tanpa bayangan yang kasar.

4. Follow Spot (Lampu 'Pelacak' Manual)

Fungsinya sebagai lampu sorot manual berdaya sangat besar yang dioperasikan oleh satu orang (operator). Tujuannya untuk mengikuti pergerakan penampil utama (penyanyi, aktor, pembawa acara) di atas panggung agar mereka selalu menjadi pusat perhatian. Ideal untuk konser, teater, acara penghargaan, dan mimbar gereja besar.

5. Lampu Efek (Strobe & Blinder)

Strobe Light

Fungsinya sebagai lampu kedip super cepat (seperti lampu flash kamera). Tujuannya untuk menciptakan efek gerak patah-patah (efek slow-motion) atau efek kilat yang dramatis. Ideal untuk musik EDM atau adegan klimaks.

Blinder

Fungsinya sebagai lampu yang terdiri dari beberapa bohlam besar yang menghadap langsung ke penonton. Tujuannya untuk menyilaukan penonton sejenak untuk efek "WOW" di puncak lagu.

6. Laser

Fungsinya untuk menembakkan sinar laser yang lurus, tipis, dan sangat terang. Tujuannya murni untuk efek visual, seperti menciptakan terowongan (tunnel) atau langit-langit (ceiling) di atas penonton. Ideal untuk konser EDM dan klub malam.

7. Mesin Efek (Hazer & Fog Machine)

Oke, ini bukan jenis lampu, tapi tanpanya, 90% efek dari lampu Beam dan Laser Anda tidak akan terlihat.

Fungsinya untuk menciptakan kabut tipis (haze) atau asap tebal (fog). Tujuannya agar sorotan (beam) dari lampu terlihat jelas di udara. Hazer (kabut tipis) adalah komponen wajib di hampir semua panggung profesional.

Kesimpulan: Punya Lampu Tepat vs. Tahu Cara Pakainya

Kombinasi dari Moving Head (untuk gerakan), PAR LED (untuk warna), dan Leko (untuk fokus) adalah yang menciptakan desain profesional.

Memiliki 7 jenis lampu ini tidak menjamin hasil bagus. Anda butuh desain lighting panggung yang tepat dan aplikasi lighting untuk mengontrolnya.

Ini bisa jadi rumit dan mahal untuk dibeli satu per satu. Itulah mengapa banyak yang memilih jasa desain lighting profesional.

Bingung Memilih Kombinasi yang Tepat?

Tidak perlu pusing membedakan Beam atau Wash. Tim kami bisa membantu. Kami menyediakan jasa desain, instalasi, dan pemrograman DMX untuk semua jenis lighting panggung.

➡️ Lihat Solusi & Jasa Lighting Profesional Kami