Situasi seperti ini sering terjadi saat kelas atau meeting sudah dimulai, audiens sudah menunggu,
namun layar Interactive Flat Panel (IFP) hanya menampilkan slide tanpa bisa disentuh sama sekali.
Kursor tidak bergerak, tulisan tidak bisa dicoret, dan layar interaktif terasa seperti TV biasa.
Padahal secara fisik perangkat terlihat normal. Inilah yang membuat banyak pengguna langsung berpikir
IFP bermasalah atau rusak, padahal pada praktiknya, akar masalahnya hampir selalu ada pada
pemahaman fungsi port IFP dan cara penyambungan kabel yang kurang tepat.
Artikel ini akan membantu kamu memahami perbedaan port USB-C dan HDMI pada Interactive Flat Panel
dengan bahasa teknis yang mudah dipahami, sekaligus memberi panduan praktis agar
display dan touch bisa aktif tanpa trial & error.
Agar lebih mudah dipahami, kita gunakan analogi sederhana.
Bayangkan Interactive Flat Panel seperti tubuh manusia:
Setiap port pada IFP memiliki tugas berbeda. Tidak semua port mampu
mengirim gambar, data, dan sentuhan sekaligus.
Di sinilah sering terjadi kesalahpahaman.
Port HDMI pada IFP berfungsi utama untuk:
Yang perlu dipahami sejak awal:
HDMI tidak dirancang untuk membawa data sentuhan (touch)
Itulah sebabnya, saat hanya menggunakan HDMI:
Untuk mengaktifkan touch, HDMI harus dikombinasikan dengan kabel USB tambahan
yang berfungsi mengirim data sentuhan ke laptop.
Berbeda dengan HDMI, USB-C full function adalah solusi modern yang jauh lebih praktis.
Satu kabel USB-C mampu membawa:
Karena itulah USB-C sering disebut sebagai one cable solution pada Interactive Flat Panel.
Cukup satu kabel, semua fungsi utama langsung aktif.
Hasilnya: meja rapi, setup cepat, dan minim potensi error.
Metode ini tetap bisa digunakan, namun membutuhkan perhatian ekstra karena
lebih banyak kabel dan potensi salah colok lebih besar.
Jika kamu tidak ingin repot bongkar-pasang kabel, trial & error saat presentasi,
atau mengalami touch tidak berfungsi di saat genting,
maka solusi terbaik adalah menggunakan
Interactive Flat Panel standar industri dari INDOPROAV.
Perangkat profesional dirancang dengan:
Dengan perangkat yang tepat, fokus kamu bukan lagi ke urusan teknis,
melainkan ke materi, kolaborasi, dan produktivitas.
Untuk solusi display profesional lainnya,
cek harga promo terbaru di halaman penawaran kami:
Jual Interactive Flat Panel Display.
Singkatnya, fungsi port IFP akan optimal jika kamu memahami perbedaan USB-C dan HDMI,
karena satu kabel yang tepat dapat mengaktifkan display, data, dan touch sekaligus.
Butuh bantuan menentukan IFP yang paling sesuai dengan laptop dan kebutuhan ruangan?Bingung Colok Kabel Laptop ke Mana agar Touch-nya Jalan?
Memahami Fungsi Port IFP
Fungsi Port HDMI pada Interactive Flat Panel
Fungsi Port USB-C pada Interactive Flat Panel
Perbandingan Fungsi Port IFP: USB-C vs HDMI
Fungsi
HDMI
USB-C Full Function
Display
✔️
✔️
Touch
❌ (perlu USB tambahan)
✔️
Audio
✔️
✔️
Transfer Data
❌
✔️
Jumlah Kabel
2 Kabel
1 Kabel
Solusi agar Display & Touch Aktif
1. Solusi Paling Ideal: Gunakan USB-C
Umumnya laptop keluaran 2019 ke atas sudah mendukung fitur ini.
Hindari kabel USB-C khusus charging saja.
Tampilan muncul dan touch langsung aktif.
2. Alternatif: HDMI + USB (Jika Laptop Belum USB-C)
3. Kesalahan Umum yang Sering Terjadi
Silakan konsultasi dengan tim teknis INDOPROAV — kami bantu dari perencanaan hingga siap digunakan.
