Takut videotron konslet atau bahkan terbakar sering muncul bukan tanpa alasan.
Apalagi ketika layar berukuran besar dinyalakan berjam-jam, kabel listrik mulai terasa hangat, dan tidak ada yang benar-benar yakin apakah instalasinya sudah aman.
Banyak pemilik gedung, EO, maupun tim IT akhirnya menyalakan videotron dengan perasaan was-was —
bukan takut layarnya mati, tapi takut terjadi masalah listrik di saat paling tidak diinginkan,
seperti ketika event sedang berlangsung atau area gedung sedang ramai pengunjung.
Kabar baiknya, risiko ini bisa ditekan secara signifikan jika instalasi listrik videotron dirancang dengan standar yang benar sejak awal.
Videotron bukan sekadar layar besar. Secara teknis, ia adalah sistem elektronik berdaya tinggi yang terdiri dari ratusan modul LED, power supply, dan controller yang bekerja bersamaan.
Analogi sederhananya seperti ini: videotron itu ibarat satu gedung bertingkat mini.
Jika gedung bertingkat hanya disuplai listrik seperti rumah biasa, masalah tinggal menunggu waktu.
Tanpa sistem distribusi yang tepat, beberapa risiko berikut sering terjadi:
Inilah alasan mengapa panel distribusi dan grounding menjadi fondasi utama dalam instalasi listrik videotron yang aman.
Berikut panduan langkah demi langkah yang umum digunakan di lapangan. Ditulis sederhana agar mudah dipahami, bahkan oleh non-teknisi.
Panel distribusi berfungsi membagi beban listrik agar tidak menumpuk di satu titik.
Kesalahan umum adalah mencampur listrik videotron dengan AC, sound system, atau peralatan lain.
Banyak masalah muncul karena daya hanya dihitung berdasarkan perkiraan.
Padahal konsumsi listrik videotron sangat dipengaruhi ukuran layar dan tingkat brightness.
Dengan perhitungan seperti ini, sistem listrik tidak dipaksa bekerja di batas maksimalnya.
Grounding adalah jalur pembuangan arus bocor langsung ke tanah.
Tanpa grounding yang baik, arus listrik akan mencari jalur sendiri — dan ini sangat berbahaya.
Secara sederhana, grounding adalah sabuk pengaman bagi seluruh sistem videotron.
Kabel berkualitas rendah atau diameter terlalu kecil adalah penyebab kabel panas dan potensi kebakaran.
Untuk videotron berukuran besar, proteksi tambahan sangat disarankan:
Jika semua langkah di atas terasa terlalu teknis dan memakan waktu, itu hal yang sangat wajar.
Tidak semua tim memiliki pengalaman menangani instalasi listrik videotron berskala besar.
Jika tidak ingin repot setting manual, solusi terbaik adalah menggunakan sistem dan perangkat standar industri dari INDOPROAV,
yang sejak awal dirancang untuk instalasi aman, rapi, dan mudah dirawat.
Untuk solusi videotron lengkap dengan instalasi profesional,
cek harga promo terbaru di halaman penawaran kami: Jual Videotron Jakarta.
Kesimpulan, instalasi listrik videotron yang aman selalu bertumpu pada panel distribusi yang tepat, grounding yang benar, dan perhitungan daya yang realistis.
Butuh konsultasi teknis sebelum instalasi? Tim INDOPROAV siap membantu Anda dari perencanaan hingga eksekusi.
Mengapa Instalasi Listrik Videotron Tidak Bisa Disamakan dengan Listrik Biasa?
Cara Instalasi Listrik Videotron yang Aman dan Stabil
1. Gunakan Panel Distribusi Khusus untuk Videotron
2. Hitung Kebutuhan Daya Secara Realistis
Komponen
Perkiraan Daya
Keterangan
1 Kabinet LED
300–600 Watt
Tergantung tipe dan setting brightness
Controller & Processor
100–300 Watt
Daya relatif stabil
Cadangan Keamanan
+20–30%
Mencegah beban berlebih
3. Grounding yang Benar: Jalur Aman untuk Arus Bocor
4. Gunakan Kabel dan Aksesoris Standar Industri
5. Tambahkan Proteksi Tambahan untuk Keamanan Jangka Panjang
