Tips Memilih Bracket Standing atau Wall Mount IFP

Banyak sekolah dan ruang kelas baru menyadari masalah ini setelah perangkat datang: Interactive Flat Panel (IFP) sudah siap dipasang, tetapi struktur dinding gypsum terasa terlalu ringkih untuk menopang layar besar yang berat dan sering disentuh.

Keraguan ini wajar. Jika dipaksakan menggunakan wall mount, risikonya bukan hanya soal layar miring, tetapi juga menyangkut keamanan pengguna dan usia pakai perangkat. Di sinilah pemahaman tentang bracket IFP standing wall menjadi sangat penting.

Kenapa Gypsum Tidak Ideal untuk Beban IFP?

Agar mudah dibayangkan, kita gunakan analogi sederhana:

Dinding gypsum itu seperti papan triplek tebal, sedangkan IFP itu seperti lemari besi.

IFP ukuran 65–86 inci rata-rata memiliki berat 45–90 kg. Beban ini bersifat:

  • Statis – berat layar itu sendiri
  • Dinamis – tekanan saat disentuh, ditulis, atau dipindahkan

Gypsum umumnya hanya ditopang rangka hollow tipis. Struktur ini tidak dirancang untuk menahan beban besar dalam jangka panjang, apalagi beban dinamis. Dampak yang sering terjadi di lapangan antara lain:

  • 🔧 Sekrup perlahan mengendur
  • 📐 Posisi layar berubah dan tidak presisi
  • ⚠️ Risiko layar jatuh dan membahayakan pengguna

Solusi: Memilih Opsi Bracket yang Tepat

Untuk kondisi dinding gypsum, ada dua opsi utama yang biasa dipertimbangkan: bracket standing (dengan roda) dan wall mount permanen.

1. Bracket Standing (Dengan Roda) – Pilihan Paling Aman

Bracket standing adalah solusi yang paling sering direkomendasikan untuk ruang dengan dinding non-struktural.

  • Tidak membebani dinding, karena beban langsung ditopang lantai
  • Bisa dipindahkan antar kelas atau ruangan
  • Cocok untuk ruang multifungsi
  • Lebih fleksibel untuk perubahan layout

Catatan teknis penting:

  • Gunakan roda dengan lock system agar layar tidak bergeser
  • Pilih rangka baja tebal, bukan plat tipis
  • Perhatikan pusat gravitasi agar layar tetap stabil saat disentuh

2. Wall Mount Permanen – Hanya untuk Kondisi Tertentu

Wall mount masih memungkinkan digunakan, tetapi hanya jika struktur bangunan benar-benar mendukung.

  • Dinding beton atau bata merah
  • Atau gypsum dengan rangka baja tambahan
  • Pemasangan oleh teknisi berpengalaman

Tanpa syarat tersebut, wall mount berisiko tinggi dan tidak disarankan untuk penggunaan jangka panjang.

Perbandingan Bracket Standing vs Wall Mount

Aspek Bracket Standing Wall Mount
Keamanan di Dinding Gypsum ⭐⭐⭐⭐⭐ Sangat Aman ⭐ Berisiko
Fleksibilitas Tinggi (portable) Rendah (permanen)
Estetika Modern & industrial Rapi & minimalis
Biaya Instalasi Relatif stabil Tergantung struktur dinding

Checklist Teknis Memilih Bracket IFP Standing Wall

Gunakan checklist berikut sebelum memutuskan pembelian:

  1. Kapasitas beban minimal 1,5× berat IFP
  2. Standar VESA sesuai ukuran layar
  3. Material rangka baja berkualitas
  4. Roda dengan sistem pengunci (untuk standing)
  5. Opsi adjustable height sebagai nilai tambah

Jika tidak ingin repot menghitung struktur, mencoba-coba bracket, atau mengambil risiko pemasangan, solusi terbaik adalah menggunakan perangkat dan aksesoris standar industri dari INDOPROAV. Kami membantu mulai dari analisis ruangan, rekomendasi bracket, hingga instalasi yang aman dan rapi.

Sebagai referensi solusi display profesional lainnya, cek harga promo terbaru di halaman penawaran kami: Jual Interactive Flat Panel Display.


Memilih bracket IFP standing wall yang tepat bukan soal gaya pemasangan, melainkan soal keamanan, fleksibilitas, dan keberlanjutan penggunaan—dan konsultasi teknis sejak awal selalu menjadi langkah paling aman.