Tips Memilih Konstruksi Tiang Videotron yang Aman Angin

Wajar jika muncul rasa khawatir saat melihat videotron berdiri tinggi di area publik, terutama ketika angin kencang mulai terasa dan banyak orang beraktivitas di bawahnya. Kekhawatiran ini bukan berlebihan, karena kesalahan pada konstruksi tiang videotron bisa berdampak langsung pada keselamatan manusia.

Faktanya, sebagian besar insiden videotron bukan disebabkan LED rusak, melainkan karena konstruksi tiang videotron yang tidak memenuhi standar struktur dan pondasi.

Kenapa Konstruksi Tiang Videotron Sangat Krusial?

Secara sederhana, videotron dapat dianggap sebagai layar besar penangkap angin. Semakin luas layar dan semakin tinggi posisinya, semakin besar pula tekanan angin yang bekerja pada struktur penyangga.

Bayangkan kondisi berikut:

  • Papan kecil diterpa angin → masih relatif stabil
  • Papan besar di ujung tongkat tipis → sangat mudah tumbang

Inilah prinsip dasar beban angin (wind load) pada videotron. Masalah biasanya muncul karena:

  • Ukuran tiang terlalu kecil dibanding luas layar
  • Pondasi terlalu dangkal atau mutu beton rendah
  • Tidak ada perhitungan struktur (hanya berdasarkan perkiraan visual)
  • Kualitas sambungan dan anchor bolt tidak sesuai standar

Akibatnya, saat angin kencang datang, struktur tidak mampu menahan gaya dorong horizontal.

Standar Konstruksi Tiang Videotron yang Aman Angin

Berikut langkah-langkah teknis yang umum diterapkan pada proyek profesional agar konstruksi tiang videotron benar-benar aman dan stabil.

1. Pondasi Harus Dirancang untuk Beban, Bukan Sekadar Berat

Pondasi tidak hanya menopang beban mati, tetapi juga menahan momen dan gaya dorong akibat angin.

Standar umum yang disarankan:

  • Kedalaman pondasi minimal 1/6 dari tinggi total tiang
  • Menggunakan beton bertulang ganda
  • Mutu beton K-300 atau lebih untuk instalasi outdoor
Tinggi Tiang Rekomendasi Kedalaman Pondasi
4–6 meter ±1 meter
7–10 meter 1,5–2 meter
>10 meter Wajib analisis struktur (Soil Test)

2. Ukuran Tiang Harus Seimbang dengan Luas Videotron

Kesalahan yang sering terjadi adalah tinggi tiang tidak diimbangi dengan diameter atau kekakuan struktur.

Rekomendasi teknis:

  • Gunakan pipa baja dengan ketebalan (schedule heavy)
  • Untuk layar besar, gunakan struktur WF / H-Beam
  • Semakin luas layar → semakin kaku struktur yang dibutuhkan

Catatan penting: Tiang videotron bukan tiang bendera.

3. Perhitungan Beban Angin Wajib Dilakukan

Minimal perhitungan meliputi:

  • Luas permukaan videotron
  • Ketinggian struktur dari tanah
  • Kondisi lingkungan (terbuka atau terhalang gedung)
  • Kecepatan angin wilayah (mengacu standar SNI)

4. Base Plate dan Anchor Bolt Tidak Boleh Asal

Base plate berfungsi menyalurkan beban dari tiang ke pondasi. Standar yang benar meliputi penggunaan Base plate dengan ketebalan presisi dan Anchor bolt yang tertanam simetris.

5. Kualitas Las dan Proteksi Anti Karat

Struktur yang kuat hari ini bisa melemah dalam beberapa tahun jika perlindungan material diabaikan. Pastikan sambungan las penuh (full weld) dan finishing menggunakan epoxy primer atau galvanis untuk area ekstrem.

Kesalahan Umum pada Konstruksi Tiang Videotron

  • ❌ Pondasi dibuat terlalu dangkal demi menekan biaya
  • ❌ Tinggi tiang tidak disesuaikan dengan beban angin
  • ❌ Menggunakan material sisa proyek lain
  • ❌ Tidak dilengkapi gambar struktur atau shop drawing

Keselamatan orang di sekitar videotron tidak boleh menjadi area kompromi.

Jika Anda tidak ingin direpotkan dengan perhitungan struktur, pemilihan material, hingga risiko kegagalan instalasi, solusi paling aman adalah menggunakan paket konstruksi tiang videotron standar industri dari INDOPROAV.

Untuk solusi layar dan konstruksi terpercaya,
Cek harga promo terbaru di halaman penawaran kami: Jual Videotron Jakarta


Singkatnya, konstruksi tiang videotron yang aman angin hanya bisa dicapai melalui pondasi kuat, struktur seimbang, dan perhitungan teknis yang benar.

Butuh konsultasi sebelum pemasangan? Tim teknis INDOPROAV siap membantu dari tahap perencanaan hingga instalasi.